Rabu, 13 April 2016
Dear, Alusa.
aku kira kamu dengar segala ocehanku malam itu. tentang kita, aku dan atau kamu yang tidak perlu banyak berbicara di lain dunia untuk saling tidak mengindahkan. sudah cukup, alusa. mungkin kita 'belum' ditakdirkan bersama saat ini. bukan berarti 'tidak' dilain hari. maka kau tidak perlu memutarbalikkan keadaan ataupun membohongi segala ucap hatimu, alusa. biar kenangan kita buruk kita yang rasa. orang lain tak perlu banyak tahu tentangnya.
biar hidup berjalan membahagiakanmu, membahagiakanku. biarlah banyak tawa dan senyum yang pernah kita abaikan berdua kini datang terus-menerus. tak perlu risau, kita yang saling meninggalkan. bukan salahmu juga aku. tapi kita yang sama-sama pergi. biar cerita Tuhan yang jawab nanti..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar